Nasi Kuning Bali (Balinese Yellow Rice)
Nasi Kuning Bali is a bit different from the common Nasi Kuning, especially from the spices and preparation. Nasi Kuning is usually served during Kuningan Day, the Balinese Hindhu Holy Day which comes every 210 days on Saniscara (Saturday) Kliwon Wuku Kuningan.
Nowadays, Nasi Kuning is also served in other ceremonies such as birthday party, thanksgiving ceremony, etc. Nasi Kuning is served with fried chili spices, kemangi leaf, and green-peas. It is not available in Balinese restaurants. Balinese people usually prepare it only for ceremonies.
Nasi Kuning Bali adalah sedikit berbeda dari Nasi Kuning umum, terutama dari rempah-rempah dan persiapan. Nasi Kuning biasanya disajikan selama Kuningan Day, Hari Suci Hindu Bali yang datang setiap 210 hari pada Saniscara (Sabtu) Kliwon Wuku Kuningan.
Saat ini, Nasi Kuning ini juga disajikan dalam upacara-upacara lainnya seperti pesta ulang tahun, upacara ucapan syukur, dll Nasi Kuning disajikan dengan bumbu sambal goreng, daun kemangi, dan hijau-kacang polong. Ini tidak tersedia di restoran Bali. orang Bali biasanya menyiapkan hanya untuk upacara.
Nasi Yasa (Yasa Rice)
Nasi Yasa is Nasi Kuning combined with chicken, egg, and raw vegetable. Nasi Yasa is usually served in religious ceremonies such as Saraswati, Ciwalatri Day and as a ritual offering for the ancestors.
Nasi Yasa adalah Nasi Kuning dikombinasikan dengan ayam, telur, dan sayuran mentah. Nasi Yasa biasanya disajikan dalam upacara keagamaan seperti Saraswati, Hari Ciwalatri dan sebagai sesaji untuk para leluhur.

